Isi Lengkap Permendikdasmen Nomor 22 Tahun 2026 Tentang Pedoman Muatan Lokal Terbaru

Isi lengkap Permendikdasmen Nomor 22 Tahun 2026 tentang pedoman muatan lokal terbaru
Cover resmi Permendikdasmen No 22 Tahun 2026 tentang Pedoman Penetapan Muatan Lokal
PAUD, SD, SMP, SMA 

GURUSEJARAH.WEB.ID - Pada tanggal 3 September 2026 Mendikdasmen, Abdul Mu'ti telah menetapkan sebuah aturan baru yang mengatur tentang bagaimana pedoman penetapan muatan lokal pada pendidikan jenjang PAUD, Dikdas hingga Dikmen.

Aturan itu ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 22 Tahun 2026. Apa isi lengkap Permendikdasmen tersebut? Apa saja jenis Muatan Lokal yang boleh diajarkan di satuan pendidikan? Juga bagaimana cara satuan pendidikan menyusunnya agar tidak salah?

Pada artikel ini, kami merangkum isi penting Permendikdasmen Nomor 22 Tahun 2026 disertai link Download PDF resminya. 

📑 Daftar Isi
  1. Apa Itu Permendikdasmen No 22 Tahun 2026? Dasar Hukum Baru Mulok
  2. Tujuan dan Prinsip Utama Muatan Lokal 2026
  3. Jenis Materi Muatan Lokal Apa Saja yang Boleh Dikembangkan?
  4. Siapa yang Berwenang Menetapkan Muatan Lokal?
  5. Tahapan Resmi Menyusun Kurikulum Muatan Lokal
  6. Link Download PDF Resmi dan Ketentuan Peralihan

Apa Itu Permendikdasmen No 22 Tahun 2026? Dasar Hukum Baru Mulok

Permendikdasmen No. 22 Tahun 2026 tentang Pedoman Penetapan Muatan Lokal pada PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Menengah resmi ditetapkan di Jakarta pada 03 September 2026 oleh Menteri Abdul Mu'ti dan ditetapkan 3 September 2026.

Berlakunya peraturan ini dengan sendirinya menggantikan peraturan lama yaitu Permendikbud Nomor 79 Tahun 2014 tentang Muatan Lokal Kurikulum 2013. Peraturan ini sekaligus menjadi pedoman wajib bagi Dinas Pendidikan dan Satuan Pendidikan dalam menetapkan Muatan Lokal (Mulok).

Dasar hukum ditetapkannya Permendikdasmen Nomor 22 Tahun 2026 tentang Pedoman Penetapan Mulok pada jenjang PAUD, Dikdas dan Dikmen ini adalah:

  1. Pasal 17 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara
  3. Peraturan Presiden Nomor 188 Tahun 2024 tentang Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
  4. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
  5. Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2026 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Tujuan dan Prinsip Utama Muatan Lokal 2026

Tujuan utama Mulok menurut aturan baru ini ialah untuk membekali murid dengan kompetensi meliputi pengetahuan, sikap, dan keterampilan secara holistik yang diperlukan untuk mengenal dan mencintai lingkungan alam, sosial, serta budaya di daerahnya.
Di samping itu juga bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan keunggulan dan kearifan lokal daerah yang berguna bagi diri dan lingkungannya dalam rangka menunjang pembangunan nasional.

Selanjutnya Muatan Lokal ini dikembangkan atas prinsip pemberdayaan keragaman potensi sumber daya lokal, kesesuaian dengan perkembangan murid, keutuhan kompetensi, fleksibilitas jenis, bentuk, dan pengaturan waktu penyelenggaraan, serta kebermanfaatan untuk kepentingan nasional dan menghadapi tantangan global.

Jenis Materi Muatan Lokal Apa Saja yang Boleh Dikembangkan?

Jenis materi Muatan Lokal yang dapat dikembangkan dapat berupa:
  • Seni Budaya
  • Prakarya 
  • Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
  • Bahasa dan atau Sastra
  • Teknologi
  • Kewirausahaan
  • Pelestarian Lingkungan Alam
  • Materi lain yang sesuai dengan potensi dan keunggulan daerah
Jenis materi Muatan Lokal tersebut dirancang dalam bentuk mata pelajaran, muatan pembelajaran yang terintegrasi ke dalam selain mata pelajaran Muatan Lokal ataupun dalam bentuk muatan pembelajaran yang terintegrasi ke dalam Kokurikuler.

Sedangkan muatan pembelajaran pada mata pelajaran wajib atau pilihan yang terdapat dalam struktur kurikulum tidak dapat dijadikan Muatan Lokal. 

Siapa yang Berwenang Menetapkan Muatan Lokal?

Pihak yang berwenang dalam menetapkan Muatan Lokal ialah Kepala Daerah. Dalam hal ini, pemerintah daerah wajib menyusun ataupun menilai kelayakan buku teks Muatan Lokal.

Pemerintah daerah secara terintegrasi memetakan isi Muatan Lokal ke dalam mata pelajaran atau kokurikuler yang relevan.

Sejalan dengan itu Kementerian melakukan pembinaan terhadap pemerintah daerah dalam penyelenggaraan Muatan Lokal yang bertujuan untuk:
  • Meningkatkan kapasitas Pemerintah Daerah.
  • Menjamin keselarasan penyelenggaraan Muatan Lokal, dan
  • Mendorong peningkatan kualitas pembelajaran yang kontekstual.
  • Pembinaan tersebut dilakukan melalui pemantauan dan evaluasi, sosialisasi dan bimbingan teknis, pendampingan maupun melalui fasilitasi langsung yang dilakukan paling sedikit sekali dalam setahun.
Selanjutnya untuk memastikan keterlaksanaan Muatan Lokal di satuan pendidikan sekaligus memastikan kesesuaian kompetensi Muatan Lokal dengan kebutuhan murid dan daerah, pemerintah daerah melakukan pembinaan dengan cara pemantauan dan evaluasi atau bimtek maupun pendampingan terhadap setiap satuan pendidikan yang juga dilakukan minimal sekali dalam setahun.

Tahapan Resmi Menyusun Kurikulum Muatan Lokal

Penyusunan Muatan Lokal dilakukan melalui tahapan:
  • Analisis konteks lingkungan alam, sosial, dan/atau budaya.
  • Identifikasi Muatan Lokal
  • Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal; dan
  • Perancangan Muatan Lokal sebagaimana yang dijelaskan di atas pada jenis materi Muatan Lokal apa saja yang dapat dikembangkan.
Penyusunan Muatan Lokal yang telah dilakukan melalui beberapa tahapan tersebut paling tidak harus memuat:
  • Tujuan, yang memuat rumusan arah yang ingin dicapai dengan ditetapkannya Kurikulum Muatan Lokal
  • Isi, yang memuat memuat rumusan kompetensi yang ingin dicapai dan ruang lingkup materi.
  • Strategi dan Metode, yang memuat cara merencanakan dan melaksanaaan Kurikulum Muatan Lokal.
  • Evaluasi, yang memuat mekanisme evaluasi Kurikulum Muatan Lokal.
Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal tersebut dilakukan oleh tim pengembang Kurikulum yang telah ditetapkan oleh kepala daerah yang terdiri dari unsur dinas pendidikan, pendidik, dan praktisi yang memiliki kompetensi yang relevan dengan Muatan Lokal.

Penetapan pendidik pengampu Muatan Lokal oleh Kepala Daerah paling sedikit memuat nama mata pelajaran Muatan Lokal serta kualifikasi akademik atau kompetensi pendidik yang mengampu yang dilakukan dengan mempertimbangkan keselarasan dengan mata pelajaran Muatan Lokal yang ditetapkan.
Unduh dan pelajari langsung Permendikdasmen Nomor 22 Tahun 2026 tentang Pedoman Muatan Lokal terbaru DOWNLOAD FILE.

Bagaimana Ketentuan Peralihannya?
Dalam aturan baru ini dijelaskan beberapa ketentuan penting yang wajib diketahui Kepala Sekolah:
  1. Pencabutan Aturan Lama: Dengan berlakunya Permendikdasmen No 22 Tahun 2026 ini, maka Permendikbud Nomor 79 Tahun 2014 tentang Muatan Lokal dinyatakan dicabut dan tidak berlaku lagi. Artinya, semua sekolah tidak boleh lagi menggunakan pedoman tahun 2014.
  2. Kewajiban Penyesuaian: Satuan pendidikan dan Pemerintah Daerah yang sudah menetapkan Muatan Lokal sebelumnya, wajib menyesuaikan dengan pedoman baru ini paling lambat 1 tahun ajaran setelah peraturan ini diundangkan.

Post a Comment for "Isi Lengkap Permendikdasmen Nomor 22 Tahun 2026 Tentang Pedoman Muatan Lokal Terbaru"