Kisi-kisi Soal Asesmen Sumatif Akhir Jenjang SMA K.13 Mata Pelajaran Sejarah Indonesia dan Contoh Soalnya

soal asesmen sumatif akhir jenjang sejarah indonesia kurikulum 2013, kisi-kisi soal sejarah indonesia kurikulum 2013, soal dan kunci jawaban sejarah,
Kisi-kisi Soal Asesmen Sumatif Akhir Jenjang SMA K.13 Mata Pelajaran Sejarah Indonesia dan Contoh Soalnya

GURUSEJARAH.WEB.ID - Setiap murid pada jenjang akhir mulai tingkat dasar hingga menengah sebelum proses penentuan kelulusan dan penerimaan raport serta Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) akan dihadapkan dengan sebuah ujian akhir yang saat ini diistilahkan dengan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ).

Dalam menghadapi tes ASAJ tentu murid harus mempersiapkan diri dengan memperbanyak waktu untuk belajar mengulang materi-materi yang telah dipelajarinya sejak ia mulai menduduki kelas pertama di sekolah tersebut. Salah satunya adalah membedah kisi-kisi soal dan berlatih menjawab soal.

Kini mata pelajaran Sejarah Indonesia merupakan salah satu rangkain mata pelajaran yang tersusun dalam struktur Kurikulum 2013. Oleh karena itu, pelajaran Sejarah Indonesia juga ikut diujiankan dalam ASAJ.

Berikut beberapa contoh soal pelajaran Sejarah Indonesia yang dapat digunakan untuk berlatih oleh murid pada jenjang SMA berdasarkan Kisi-kisi Soal (Download Kisi-kisi).

Contoh Soal ASAJ Sejarah Indonesia Kurikulum 2013:

1. Soal PILIHAN GANDA 
Berdasarkan bagan pohon terbalik, struktur tersebut menggambarkan silsilah keluarga yang bermula dari satu induk (akar) lalu berkembang menjadi banyak cabang dan ranting. Ilustrasi ini sangat lekat dengan asal-usul kata "sejarah" yang diambil dari bahasa Arab, yaitu syajaratun yang berarti pohon. Berdasarkan visualisasi dan asal kata tersebut, pengertian sejarah yang paling tepat adalah...
A. Kumpulan peristiwa masa lalu yang tidak memiliki hubungan sebab-akibat antara satu dengan yang lain.
B. Ilmu yang mempelajari benda-benda peninggalan purbakala untuk merekonstruksi kehidupan manusia.
C. Peristiwa masa lalu yang tumbuh, berkembang, dan bergerak secara dinamis dari akar yang sama menuju masa kini.
D. Catatan harian para raja dan penguasa pada masa lampau yang ditulis oleh para pujangga keraton.
E. Kejadian masa lalu yang bersifat statis dan tidak mengalami perubahan sejak dahulu hingga sekarang

2. Soal PILIHAN GANDA
Disajikan foto jatuhnya bom atom di kota Hirosima dan Nagasaki berdampingan dengan foto Soekarno membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Foto tersebut merekam salah satu momen paling krusial dalam sejarah bangsa Indonesia. Sebuah peristiwa sejarah tidak dapat dipisahkan dari tiga unsur penting, yaitu manusia, ruang, dan waktu. Berdasarkan foto peristiwa tersebut, analisis yang paling tepat mengenai keterkaitan ketiga unsur tersebut adalah...
A. Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta merupakan unsur waktu yang menjadi batasan kapan peristiwa tersebut berlangsung bagi bangsa Indonesia.
B. Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta berperan sebagai unsur manusia yang menjadi subjek sekaligus objek penentu terjadinya peristiwa tersebut.
C. Tanggal 17 Agustus 1945 merupakan unsur ruang yang menjelaskan di mana lokasi fisik pembacaan teks proklamasi itu dilakukan.
D. Keberadaan para pemuda dan masyarakat yang menyaksikan acara tersebut merupakan unsur ruang non-fisik yang membatasi jalannya upacara.
E. Rumah kediaman Soekarno merupakan unsur waktu karena menunjukkan situasi zaman saat penjajahan Jepang sedang berlangsung

3. Soal BENAR-SALAH
Cermatilah kutipan artikel berikut dengan saksama!

Menelusuri Corak Penulisan Sejarah di Indonesia

Penulisan sejarah (historiografi) di Indonesia mengalami transformasi yang sangat dinamis. Di masa lampau, pujangga keraton menulis peristiwa demi melegitimasi kedudukan raja. Sebagai contoh, dalam kitab Babad Tanah Jawi, diceritakan silsilah raja-raja Mataram yang ditarik hingga ke tokoh nabi dan pewayangan untuk menunjukkan bahwa raja memiliki kekuatan magis dan hak keturunan yang sah untuk memerintah.

Memasuki masa kolonial, orientasi penulisan bergeser tajam. Para sejarawan Belanda menulis sejarah dengan kacamata kepentingan mereka (Eropasentris). Tokoh-tokoh pejuang lokal yang melakukan perlawanan terhadap monopoli VOC atau pemerintah Hindia Belanda sering kali dilabeli sebagai "pemberontak" atau "perampok" yang mengganggu ketertiban.

Pasca-kemerdekaan, terutama setelah Seminar Sejarah Nasional I tahun 1957 di Yogyakarta, arah baru mulai dibangun. Para sejarawan sepakat untuk menulis sejarah yang berpusat pada peran aktif bangsa Indonesia sendiri (Indonesiasentris). Penulisan ini tidak lagi hanya berfokus pada perang dan politik para pembesar, melainkan mulai meneliti kehidupan rakyat kecil, petani, buruh, dan menggunakan pendekatan ilmu sosial lainnya seperti sosiologi untuk merekonstruksi masa lalu secara lebih objektif.

Berdasarkan kutipan artikel di atas dapat disimpulkan bahwa: Babad Tanah Jawi merupakan contoh dari Historiografi Tradisional karena naskahnya ditulis dengan tujuan memperkuat posisi dan kesaktian raja (istanasentris). 

Pernyataan tersebut adalah BENAR atau SALAH?
A. Benar
B. Salah

4. Soal BANAR-SALAH
Cermatilah kutipan artikel berikut dengan saksama!

Evolusi Cara Bertahan Hidup Manusia Praaksara

Kehidupan manusia purba pada masa praaksara mengalami perubahan yang sangat besar dalam hal cara memenuhi kebutuhan hidup. Pada masa berburu dan meramu (hunting and food gathering), manusia sangat bergantung pada alam. Mereka berpindah-pindah tempat (nomaden) mengikuti ketersediaan hewan buruan dan umbi-umbian di suatu wilayah. Jika sumber makanan habis, mereka akan mencari tempat baru yang masih subur.

Perubahan besar yang sering disebut Revolusi Neolitik terjadi ketika manusia mulai memasuki masa bercocok tanam (food producing). Pada masa ini, manusia tidak lagi sekadar mengambil apa yang disediakan oleh alam, melainkan sudah mampu mengolah tanah untuk ditanami dan menjinakkan hewan untuk diternak. Kemampuan menghasilkan makanan sendiri ini membuat mereka mulai hidup menetap (sedenter) dan membentuk perkampungan kecil.

Berdasarkan kutipan artikel di atas, konsep food gathering diartikan sebagai kemahiran manusia purba dalam mengolah lahan pertanian dan memproduksi tanaman pangan sendiri (BENRA / SALAH)
A. Benar
B. Salah

5. Soal BANAR-SALAH
Cermatilah kutipan artikel berikut dengan saksama!

Harmoni dengan Alam: Jejak Kehidupan Masa Praaksara

Kehidupan manusia pada masa praaksara sangat ditentukan oleh tingkat kemampuan mereka dalam beradaptasi dengan lingkungan fisik. Pada masa berburu dan meramu tingkat awal (Paleolitikum), manusia hidup dalam kelompok-kelompok kecil. Hubungan antaranggota kelompok sangat erat karena mereka harus saling bekerja sama untuk menghadapi ancaman binatang buas dan mencari makanan. Pembagian kerja masih sangat sederhana dan didasarkan pada kekuatan fisik; kaum laki-laki bertugas berburu, sementara kaum perempuan mengumpulkan tumbuh-tumbuhan dan mengasuh anak.
Seiring berjalannya waktu, pada masa bercocok tanam (Neolitikum), tatanan sosial menjadi lebih kompleks. Karena sudah hidup menetap, mereka mulai membentuk desa-desa dan memilih seorang pemimpin yang dianggap paling tua, bijaksana, atau memiliki kemampuan lebih (primus inter pares). Kepercayaan terhadap kekuatan di luar diri manusia pun mulai berkembang pesat, ditandai dengan penghormatan kepada roh nenek moyang dan benda-benda yang dianggap memiliki kekuatan gaib.

Berdasarkan kutipan artikel di atas, Pada masa Paleolitikum, pembagian kerja dalam masyarakat sudah sangat modern dan didasarkan pada keahlian khusus seperti pertukangan (BENAR / SALAH)
A. Benar
B. Salah

6. Soal PILIHAN GANDA
Perhatikan cuplikan catatan sejarah berikut!

"Sepeninggal Mahapatih Gajah Mada dan Raja Hayam Wuruk, Majapahit mengalami krisis kepemimpinan. Di saat yang sama, jaringan perdagangan internasional di Nusantara mulai bergeser ke utara seiring dengan berkembangnya pusat-pusat perdagangan Islam seperti Malaka dan 
Demak. Konflik internal keluarga (Perang Paregreg) semakin memperparah keadaan dengan melemahkan kontrol pusat terhadap daerah-daerah vasal (kekuasaan) di pesisir."

Berdasarkan stimulus di atas, mengapa berkembangnya pusat perdagangan Islam di pesisir utara Jawa dan Malaka dapat menjadi salah satu faktor kunci yang mempercepat runtuhnya Kerajaan Majapahit?
A. Karena pusat-pusat perdagangan tersebut melakukan invasi militer secara besar-besaran ke ibu kota Majapahit.
B. Karena runtuhnya monopoli perdagangan Majapahit memotong sumber pendapatan utama dan melemahkan loyalitas daerah bawahan.
C. Karena para pedagang Islam menolak membayar upeti tahunan yang menjadi satu-satunya sumber ekonomi Majapahit.
D. Karena Majapahit tidak memiliki armada laut yang mampu menandingi teknologi kapal dari kerajaan-kerajaan Islam.
E. Karena konflik internal keluarga kerajaan secara langsung disebabkan oleh perbedaan agama dengan para pedagang pesisir

7. Soal PG KOMPLEKS
Seni pertunjukan wayang kulit merupakan salah satu media yang paling efektif digunakan oleh para Wali Songo untuk menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Sebelum Islam masuk, wayang kental dengan cerita kepahlawanan Hindu dari kitab Mahabarata dan Ramayana. Para penyebar Islam tidak menghapus tradisi ini, melainkan melakukan modifikasi besar-besaran agar sesuai dengan nilai-nilai tauhid dan syariat.

Berdasarkan stimulus tersebut, manakah di antara pernyataan berikut yang merupakan bentuk nyata dari hasil akulturasi antara tradisi Hindu dan Islam dalam seni pertunjukan wayang? (Pilihlah tiga jawaban yang paling tepat)
A. Mengubah wujud fisik karakter wayang menjadi lebih pipih, dekoratif, dan tidak menyerupai manusia secara realistis untuk menghindari larangan membuat patung dalam Islam.
B. Mempertahankan karakter tokoh pewayangan seperti Pandawa, namun memberikan pemaknaan baru yang melambangkan rukun Islam atau nilai-nilai kebaikan islami.
C. Mengganti seluruh bahasa Jawa kuno dalam dialog wayang menggunakan bahasa Arab murni agar penonton langsung fasih melafalkan doa-doa Islam.
D. Memasukkan pusaka baru yang bernafas Islam seperti Kalimasada (yang sering diartikan sebagai Kalimat Syahadat) sebagai senjata paling ampuh bagi tokoh Yudhistira.
E. Menghilangkan peran tokoh punakawan (Semar, Gareng, Petruk, Bagong) karena karakter tersebut dianggap terlalu kental dengan pemujaan dewa-dewa lokal Jawa

8. Soal PG KOMPLEKS
Perhatikan beberapa data sejarah berikut!

(1) Catatan Dinasti Tang (674 M) yang menyebutkan adanya pemukiman pedagang "Ta-shih" (Arab) di wilayah Barus, Sumatera Utara.
(2) Laporan Marcopolo (1292 M) yang mencatat bahwa sebagian penduduk di Perlak sudah memeluk agama Islam.
(3) Prasasti Leran (Makam Fatimah binti Maimun) di Gresik yang bertarikh 1082 M.
(4) Kompleks Makam Troloyo yang berada di wilayah pusat ibu kota Majapahit bertarikh abad ke-14 M.
(5) Catatan perjalanan Ibnu Batutah (abad ke-14 M) yang mengunjungi Kerajaan Samudera Pasai.

Berdasarkan data-data di atas, manakah kesimpulan-kesimpulan yang logis untuk membuktikan bahwa Islam sudah mulai masuk dan berinteraksi di Nusantara sebelum abad ke-13? (Pilihlah tiga jawaban yang paling tepat):
A. Catatan Dinasti Tang membuktikan bahwa komunitas Muslim dari Timur Tengah sudah menjalin komunikasi dan menetap di pesisir Sumatera sejak awal perkembangan Islam.
B. Laporan Marcopolo pada akhir abad ke-13 membuktikan bahwa proses penyebaran Islam hingga membentuk suatu komunitas masyarakat di Perlak membutuhkan waktu yang panjang pada masa-masa sebelumnya.
C. Keberadaan makam Fatimah binti Maimun di Leran menunjukkan adanya persebaran komunitas Muslim di wilayah pesisir Jawa Timur pada akhir abad ke-11.
D. Penemuan kompleks makam Islam di Troloyo menjadi bukti tak terbantahkan bahwa pengaruh Islam sudah meluas di Jawa jauh sebelum abad ke-11.
E. Catatan Ibnu Batutah tentang Samudera Pasai membuktikan bahwa sistem pemerintahan Islam di Nusantara baru pertama kali dirintis pada abad ke-13

9. Soal PILIHAN GANDA
Untuk membiayai pertahanan Jawa dari serangan Inggris serta menjalankan roda pemerintahan, Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels menerapkan berbagai kebijakan ekonomi yang radikal. Beberapa di antaranya adalah contingenten (pajak hasil bumi), verplichte leverantie (penyerahan wajib hasil bumi), serta penjualan tanah-tanah negara kepada pihak swasta asing (Partikelir) yang melahirkan fenomena tanah partikelir.

Berdasarkan stimulus tersebut, dampak jangka panjang yang paling dirasakan oleh struktur sosial-ekonomi masyarakat pribumi akibat kebijakan penjualan tanah kepada pihak swasta oleh Daendels adalah...
A. Meningkatnya kesejahteraan petani karena sistem bagi hasil yang diterapkan oleh pemilik tanah swasta jauh lebih adil daripada sistem kompeni.
B. Terbentuknya sistem feodalisme baru di mana para pemilik tanah swasta (tuan tanah) memiliki hak pertuanan yang membebani rakyat dengan berbagai pajak dan kerja paksa.
C. Terjadinya modernisasi alat-alat pertanian di pedesaan Jawa karena masuknya modal dan teknologi mesin canggih dari para investor swasta asing.
D. Melemahnya kekuasaan para bupati karena rakyat di tanah partikelir sepenuhnya dilindungi oleh hukum formal pemerintah kolonial.
E. Munculnya kemandirian ekonomi di tingkat desa karena hasil bumi tidak lagi dimonopoli oleh pemerintah pusat melainkan dikelola swasta

10. Soal PILIHAN GANDA
Selama ratusan tahun masa kolonialisme, pemerintah Hindia Belanda menerapkan stratifikasi sosial yang menempatkan golongan pribumi di kasta paling bawah setelah golongan Eropa dan Timur Asing (Tionghoa, Arab, India). Pembagian kelas yang ekstrem ini tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi dan hukum, tetapi juga merasuk ke dalam alam bawah sadar masyarakat pribumi, melahirkan apa yang disebut oleh para sosiolog sebagai "mentalitas inlander".

Di era modern saat ini, manakah di antara fenomena sosial berikut yang paling tepat menggambarkan sisa-sisa perwujudan "mentalitas inlander" warisan masa kolonial tersebut di tengah masyarakat?
A. Mengutamakan konsumsi produk-produk lokal buatan UMKM daerah demi memajukan roda perekonomian nasional.
B. Memiliki kecenderungan untuk lebih menghormati, mengistimewakan, dan menganggap bangsa asing (terutama Kaukasoid/Barat) lebih superior, hebat, dan beradab dibanding bangsa sendiri.
C. Semangat melestarikan budaya daerah seperti tari tradisional dan baju adat di tengah gempuran arus globalisasi yang masif.
D. Sikap kritis masyarakat dalam mengawasi jalannya kebijakan pemerintah pusat agar tetap berpihak pada rakyat kecil.
E. Keinginan kuat generasi muda untuk mempelajari bahasa internasional demi bisa bersaing secara adil di kancah global

11. Soal PILIHAN GANDA
Pada awal abad ke-18, VOC menerapkan Preangerstelsel di wilayah Priangan (Jawa Barat). Melalui kebijakan ini, para bupati dan kepala desa setempat diwajibkan untuk mengerahkan rakyatnya menanam kopi dalam jumlah tertentu yang hasilnya harus diserahkan kepada VOC dengan harga yang sudah dipatok sangat murah. Kebijakan ini terbukti sangat berhasil mengisi kas VOC yang hampir bangkrut hingga komoditas kopi asal Jawa sangat terkenal di Eropa dengan sebutan "A Cup of Java".

Melihat mekanisme pelaksanaannya, mengapa Preangerstelsel dapat dikatakan sebagai bentuk eksploitasi ekonomi yang memanfaatkan struktur feodal masyarakat pribumi?
A. Karena VOC menghapus peran para bupati dan menggantinya dengan mandor-mandor perkebunan yang didatangkan langsung dari Belanda.
B. Karena VOC memberikan modal dan teknologi pertanian modern secara cuma-cuma kepada para petani kopi di wilayah Jawa Barat.
C. Karena rakyat Priangan secara sukarela mengalihkan lahan pertanian padi mereka menjadi kebun kopi demi mendapatkan keuntungan finansial yang besar.
D. Karena kebijakan ini berhasil menghapuskan sistem kasta dan kerja rodi yang sebelumnya sangat membebani masyarakat pedesaan
E. Karena keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada kepatuhan buta rakyat jelata terhadap perintah para bupati pribumi yang telah dijadikan alat oleh VOC

12. Soal PILIHAN GANDA
Pada tanggal 28 Oktober 1928, diselenggarakan Kongres Pemuda II yang menghasilkan sebuah ikrar bersejarah. Ikrar ini menjadi fondasi utama dalam mempersatukan berbagai organisasi pemuda kedaerahan yang awalnya bergerak sendiri-sendiri menjadi satu kesatuan bangsa yang bulat.

Berdasarkan peristiwa bersejarah tersebut, manakah di antara pilihan berikut yang menunjukkan urutan isi tiga poin ikrar Sumpah Pemuda yang tepat dan otentik?
A. (1) Bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia; (2) Berbangsa yang satu, bangsa Indonesia; (3) Menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
B. (1) Memiliki tanah air yang satu, tanah air Indonesia; (2) Memiliki bangsa yang satu, bangsa Indonesia; (3) Memiliki bahasa yang satu, bahasa Indonesia.
C. (1) Berbangsa yang satu, bangsa Indonesia; (2) Bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia; (3) Menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
D. (1) Bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia; (2) Menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia; (3) Berbangsa yang satu, bangsa Indonesia

13. Soal PILIHAN GANDA
Selama masa pendudukannya di Indonesia (1942–1945), pemerintah militer Jepang membentuk berbagai organisasi. Organisasi-organisasi ini sengaja dibentuk baik untuk menarik simpati rakyat, memobilisasi massa demi kepentingan perang Pasifik, maupun untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

Berdasarkan fungsi dan tujuan pembentukannya, manakah kelompok organisasi di bawah ini yang keseluruhannya merupakan organisasi semi-militer dan militer yang dibentuk oleh pemerintah Jepang di Indonesia?
A. Sarekat Islam, Budi Utomo, dan PNI (Partai Nasional Indonesia).
B. Parindra, Gerindo, dan GAPI (Gabungan Politik Indonesia).
C. PETA (Pembela Tanah Air), Heiho, dan Seinendan
D. Indische Partij, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama.
E. Jong Java, Jong Sumatranen Bond, dan PPPI

14. Soal PG KOMLEKS
Mengapa Harus Rengasdengklok?

Ketegangan antara golongan tua dan golongan muda mencapai puncaknya pada pertengahan Agustus 1945. Golongan pemuda yang dipelopori oleh Sukarni, Wikana, Yusuf Kunto, dan kawan-kawan sepakat untuk "mengamankan" Soekarno dan Hatta. Daerah yang dipilih adalah Rengasdengklok, sebuah kota kawedanan di sebelah timur Jakarta (Karawang).

Pemilihan Rengasdengklok didasarkan pada pertimbangan militer yang matang. Lokasinya terbilang terpencil dan jauh dari jalur utama Jakarta-Cirebon yang dijaga ketat oleh patroli militer Jepang. Selain itu, keamanan di Rengasdengklok relatif terjamin karena adanya perlindungan dari pasukan PETA (Pembela Tanah Air) di bawah pimpinan Shodancho Singgih. Di tempat inilah, para pemuda kembali meyakinkan Soekarno dan Hatta bahwa kekalahan Jepang adalah momentum emas bagi bangsa Indonesia untuk menyatakan kemerdekaannya sendiri, tanpa campur tangan dan embel-embel "hadiah" dari pemerintah Jepang.

Berdasarkan stimulus bacaan di atas, manakah alasan-alasan logis yang mendasari para pemuda memilih daerah Rengasdengklok sebagai lokasi pengamanan Soekarno dan Hatta? (Pilihlah dua jawaban yang paling tepat)
A. Lokasi Rengasdengklok berada di jalur utama lalu lintas Jakarta-Cirebon sehingga memudahkan para pemuda melakukan mobilisasi massa.
B. Rengasdengklok dinilai aman dari jangkauan patroli Jepang karena letaknya yang cukup terpencil.
C. Adanya jaminan keamanan dan perlindungan dari pasukan PETA pimpinan Shodancho Singgih di wilayah tersebut.
D. Karena Rengasdengklok merupakan ibu kota darurat yang sengaja dipersiapkan PPKI untuk memproklamasikan kemerdekaan.
E. Para pemuda ingin memaksa Soekarno dan Hatta untuk segera menemui pimpinan militer Jepang yang bermarkas di Rengasdengklok

15. Soal PH KOMPLEKS
Menjelang pengesahan Undang-Undang Dasar pada tanggal 18 Agustus 1945, terjadi diskusi krusial mengenai sila pertama dalam Piagam Jakarta yang berbunyi: "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya". Demi menjaga keutuhan bangsa yang baru berdiri, Drs. Moh. Hatta melakukan lobi kepada para tokoh Islam, salah satunya adalah Ki Bagus Hadikusumo (tokoh Muhammadiyah), agar bersedia mengubah rumusan tersebut demi merangkul aspirasi rakyat Indonesia bagian timur yang non-Muslim.
Berdasarkan peristiwa sejarah di atas, manakah pernyataan-pernyataan yang benar mengenai kesepakatan dan usulan dari Drs. Moh. Hatta dan Ki Bagus Hadikusumo terkait perubahan sila pertama tersebut? (Pilihlah dua jawaban yang paling tepat)

A. Drs. Moh. Hatta mengusulkan penghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta demi menjaga persatuan bangsa Indonesia yang majemuk.
B. Ki Bagus Hadikusumo mengusulkan agar posisi sila pertama dipindahkan menjadi sila kelima dalam urutan Pancasila.
C. Ki Bagus Hadikusumo (bersama tokoh Islam lainnya) akhirnya berjiwa besar menyetujui perubahan sila pertama demi keutuhan NKRI.
D. Drs. Moh. Hatta mengusulkan agar kalimat sila pertama diganti menjadi "Kemanusiaan yang adil dan beradab".
E. Ki Bagus Hadikusumo tetap bersikeras menolak segala bentuk perubahan pada naskah asli Piagam Jakarta

16. Soal PILIHAN GANDA
Perhatikan naskah otentik proklamasi kemerdekaan Indonesia berikut!

"Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatuhkan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan d.l.l., diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya."

Berdasarkan kutipan naskah proklamasi di atas, isi atau inti pernyataan pertama dari naskah tersebut adalah …

A. Pemberitahuan tentang rencana pemindahan kekuasaan dari Jepang.
B. Perintah untuk segera membentuk tentara nasional Indonesia.
C. Pembagian wilayah wilayah provinsi di seluruh Indonesia.
D. Pernyataan bahwa bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya
E. Penunjukan Ir. Soekarno sebagai presiden pertama Indonesia

17. Soal PILIHAN GANDA
Setelah kemerdekaan, pecah pertempuran hebat di Surabaya yang mencapai puncaknya pada tanggal 10 November 1945. Pertempuran ini dipicu oleh tewasnya jenderal Inggris, Brigadir Jenderal Mallaby, serta penolakan arek-arek Surabaya terhadap ultimatum Inggris untuk menyerahkan senjata. Peristiwa heroik ini kemudian diperingati oleh seluruh bangsa Indonesia setiap tahunnya.
Untuk mengenang keberanian dan pengorbanan rakyat dalam pertempuran di Surabaya tersebut, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 10 November sebagai hari...

A. Hari Kesaktian Pancasila
B. Hari Pahlawan
C. Hari Kebangkitan Nasional
D. Hari Lahir Pancasila
E. Hari Sumpah Pemuda

18. Soal BENAR-SALAH
Perundingan Konferensi Meja Bundar (KMB) yang berlangsung di Den Haag, Belanda pada tahun 1949 menghasilkan beberapa poin kesepakatan. Salah satu kesepakatan yang paling penting bagi bangsa Indonesia adalah pengakuan kedaulatan dari pemerintah Belanda terhadap Negara Indonesia Serikat paling lambat pada akhir bulan Desember 1949.
Berdasarkan kutipan informasi di atas, tentukan apakah pernyataan berikut Benar atau Salah mengenai keuntungan yang didapat Indonesia!

"Keuntungan terbesar dan paling utama bagi bangsa Indonesia dari hasil kesepakatan KMB adalah berakhirnya konflik bersenjata secara permanen karena Belanda akhirnya mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia secara penuh di mata hukum internasional."
A. BENAR
B. SALAH

19. Soal BENAR-SALAH
Perundingan Linggarjati yang dilaksanakan pada bulan November 1946 merupakan salah satu upaya diplomasi antara Indonesia dan Belanda. Salah satu hasil paling penting dari perundingan ini adalah pengakuan kedaulatan Indonesia secara de facto oleh Belanda, meskipun wilayahnya dibatasi hanya mencakup beberapa daerah saja.
Berdasarkan informasi di atas, tentukan apakah pernyataan berikut Benar atau Salah mengenai wilayah Indonesia yang diakui dalam Perundingan Linggarjati!

"Dalam Perundingan Linggarjati, pemerintah Belanda secara de facto hanya mengakui wilayah kekuasaan Republik Indonesia yang meliputi Jawa, Sumatera, dan Madura."
A. BENAR
B. SALAH

20. Soal BENAR-SALAH
Perjanjian Renville yang ditandatangani pada Januari 1948 membawa perubahan drastis dalam peta politik dan militer Indonesia. Salah satu poin utamanya adalah diterimanya "Garis Van Mook" sebagai batas wilayah baru, serta keharusan bagi pasukan TNI untuk mengosongkan wilayah-wilayah yang diklaim Belanda dan berpindah ke wilayah Republik yang tersisa.

Berdasarkan stimulus di atas, analisis korelasi sebab-akibat dari hasil kesepakatan tersebut untuk menentukan apakah pernyataan berikut Benar atau Salah!

"Diterimanya Garis Van Mook dalam Perjanjian Renville tidak hanya mempersempit wilayah kedaulatan RI secara drastis, tetapi juga secara tidak langsung memicu krisis politik dalam negeri (jatuhnya Kabinet Amir Sjarifuddin) serta memaksa terjadinya peristiwa 'Hijrah' ribuan pasukan Divisi Siliwangi dari Jawa Barat menuju Jawa Tengah."
A. BENAR
B. SALAH

21. Soal PILIHAN GANDA
Akar Gerakan dan Penyebaran DI/TII

Gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) yang diproklamasikan oleh Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo pada 7 Agustus 1949 di Jawa Barat merupakan salah satu ujian terberat bagi keutuhan Republik Indonesia yang baru merdeka. Gerakan ini bertujuan mendirikan Negara Islam Indonesia (NII). Konflik ini awalnya dipicu oleh kekecewaan terhadap Perjanjian Renville yang mengharuskan pasukan TNI mengosongkan Jawa Barat. Kartosoewirjo dan para pengikutnya menolak "hijrah" dan memilih bertahan untuk melakukan perlawanan.

Uniknya, meski bermula di Jawa Barat, gerakan ini dengan cepat menjalar dan meletus di berbagai daerah lain dengan latar belakang lokal yang berbeda-beda. Di Sulawesi Selatan, Kahar Muzakkar memimpin pemberontakan karena kekecewaan terhadap pemerintah pusat yang menolak memasukkan seluruh anggota Komando Gerilya Sulawesi Selatan (KGSS) ke dalam Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS). Sementara itu di Aceh, Daud Beureueh memproklamasikan bergabung dengan NII pada tahun 1953 akibat penurunan status Aceh dari daerah istimewa menjadi karesidenan di bawah Provinsi Sumatera Utara.

Berdasarkan stimulus bacaan di atas, manakah kesimpulan-kesimpulan yang paling tepat dan logis untuk menggambarkan karakteristik peristiwa pemberontakan DI/TII di berbagai daerah yang tepat pada jawaban di bawah ini adalah …

A. Gerakan DI/TII di seluruh daerah murni digerakkan oleh satu komando terpusat dari Kartosoewirjo demi motif murni keagamaan.
B. Meskipun mengusung label ideologi yang sama (negara Islam), pemicu meletusnya gerakan DI/TII di setiap daerah sangat dipengaruhi oleh kekecewaan terhadap kebijakan politik dan militer pemerintah daerah.
C. Konflik DI/TII di Sulawesi Selatan dan Aceh sebenarnya lebih didominasi oleh persoalan otonomi daerah dan status militer lokal daripada sekadar urusan agama.
D. Seluruh pimpinan daerah gerakan DI/TII secara serentak menolak hasil Perjanjian Renville bersama-sama dengan Kartosoewirjo pada tahun 1949.
E. Penurunan status daerah menjadi karesidenan merupakan alasan utama Kartosoewirjo memproklamasikan Negara Islam Indonesia di Jawa Barat

22. Soal PILIHAN GANDA
Pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) yang dipimpin oleh Raymond Westerling di Bandung pada Januari 1950 bukan sekadar aksi militer spontan, melainkan sebuah gerakan yang sarat dengan muatan politis. Di balik simbol "Ratu Adil" yang digunakan untuk menarik simpati rakyat, tujuan utama yang sebenarnya ingin dicapai oleh kelompok ini dalam konteks struktur kenegaraan saat itu adalah...

A. Mempertahankan keberadaan Negara Pasundan dan bentuk negara federasi di Indonesia.
B. Menggulingkan kabinet Mohammad Hatta yang dianggap terlalu condong ke arah unitarisme.
C. Menuntut pembubaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan menggantinya dengan tentara bentukan Belanda.
D. Merebut kekuasaan pusat di Jakarta demi mendirikan pemerintahan militer di bawah kendali Westerling.
E. Menolak hasil keputusan Konferensi Meja Bundar (KMB) yang dinilai merugikan pihak pribumi

23. Soal PILIHAN GANDA
Setelah meletusnya peristiwa Gerakan 30 September 1965, kondisi politik dan keamanan di Indonesia menjadi sangat kacau. Di tengah ketidakpastian tersebut, Mayjen Soeharto mengambil inisiatif untuk melakukan serangkaian tindakan taktis guna memulihkan keamanan. Langkah awal paling krusial yang dilakukan secara fisik-militer untuk melumpuhkan pusat komando gerakan tersebut di Jakarta adalah...

A. Melakukan operasi pembersihan terhadap sisa-sisa kekuatan Pemuda Rakyat di Lubang Buaya.
B. Merebut kembali gedung RRI dan Kantor Pusat Telekomunikasi untuk menghentikan propaganda.
C. Menangkap Letkol Untung selaku pemimpin pergerakan saat mencoba melarikan diri ke Jawa Tengah.
D. Meminta Presiden Soekarno untuk segera membubarkan Partai Komunis Indonesia beserta ormasnya.
E. Menggalang kekuatan militer dari daerah-daerah untuk mengepung pangkalan udara Halim Perdanakusuma

24. Soal PILIHAN GANDA
Pada masa Demokrasi Liberal (1950–1959), Indonesia menganut sistem multipartai yang memicu dinamika politik sangat tinggi. Seringnya pergantian kabinet dalam kurun waktu tersebut bukan hanya disebabkan oleh mosi tidak percaya dari parlemen, melainkan juga mencerminkan masalah struktural yang lebih mendalam pada masa itu, yaitu...

A. Lemahnya posisi presiden sebagai kepala negara yang tidak memiliki hak veto terhadap keputusan parlemen.
B. Dominasi militer dalam kancah politik yang sering kali mengintervensi kebijakan sipil dan kabinet yang sedang berjalan.
C. Tidak adanya partai mayoritas tunggal sehingga kabinet harus dibentuk berdasarkan koalisi yang rapuh dan mudah pecah.
D. Kuatnya pengaruh desentralisasi yang menyebabkan pemerintah daerah sering kali mengabaikan instruksi dari pemerintah pusat.
E. Campur tangan pihak asing yang sengaja mengadu domba antarfraksi di parlemen demi kepentingan ekonomi mereka

25. Soal ILIHAN GANDA
Pada tanggal 13 Desember 1957, Perdana Menteri Djuanda Kartawidjaja mencetuskan sebuah deklarasi yang sangat monumental bagi masa depan wilayah kedaulatan Indonesia. Sebelum adanya Deklarasi Djuanda, batas laut teritorial Indonesia hanya selebar 3 mil laut diukur dari garis air rendah masing-masing pulau (berdasarkan Territoriale Zee en Maritieme Kringen Ordonnantie 1939).

Berdasarkan fakta tersebut, substansi mendasar dari pernyataan Deklarasi Djuanda yang berhasil mengubah geopolitik Indonesia adalah...

A. Menetapkan bahwa wilayah laut di antara pulau-pulau di Indonesia adalah laut bebas yang boleh dilalui oleh kapal asing asalkan tidak mengganggu keamanan.
B. Menyatakan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan yang menganggap laut di antara pulau-pulau sebagai pemersatu dan bagian yang tidak terpisahkan dari daratan.
C. Menuntut pengakuan internasional agar Indonesia diberikan hak eksklusif untuk mengelola kekayaan alam di dasar laut sedalam 200 meter.
D. Memperluas batas laut teritorial menjadi 12 mil laut yang diukur dari garis pantai pulau terluar saat air pasang terjadi.
E. Menolak seluruh aturan hukum laut warisan kolonial Belanda dan menggantinya secara sepihak dengan hukum adat maritim nusantara

26. Soal PILIHAN GANDA
Lahirnya Dekrit Presiden pada tanggal 5 Juli 1959 merupakan titik balik besar dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia yang mengakhiri era Demokrasi Liberal. Keputusan ini diambil oleh Presiden Soekarno demi menyelamatkan negara dari kebuntuan politik akibat kegagalan Badan Konstituante.

Dilihat dari dampaknya terhadap struktur lembaga negara dan hukum dasar yang berlaku, substansi utama dari isi Dekrit Presiden tersebut adalah...
A. Pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dan pembubaran DPR hasil Pemilu 1955.
B. Pembersihan unsur-unsur kiri di dalam pemerintahan dan pembentukan Kabinet Karya yang baru.
C. Pembatalan seluruh hasil Konferensi Meja Bundar (KMB) dan nasionalisasi perusahaan-perusahaan milik Belanda.
D. Pembentukan Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS) dan penetapan Presiden Soekarno sebagai presiden seumur hidup.
E. Pembubaran Badan Konstituante dan pemberlakuan kembali UUD 1945 serta tidak berlakunya lagi UUDS 1950

27. Soal PILIHAN GANDA
Pada masa Demokrasi Terpimpin (1959–1965), arah politik luar negeri Indonesia mengalami pergeseran radikal yang dinilai menyimpang dari prinsip dasar "Bebas dan Aktif" sebagaimana yang diamanatkan dalam konstitusi. Di antara berbagai kebijakan luar negeri yang diambil oleh Presiden Soekarno pada masa itu, manakah tindakan yang paling jelas menunjukkan pengabaian terhadap prinsip "Bebas" (tidak memihak) akibat adanya polarisasi ideologi dunia?

A. Melakukan konfrontasi militer dan diplomasi dengan Malaysia karena dianggap sebagai proyek neokolonialisasi Inggris.
B. Memutuskan untuk keluar dari keanggotaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai bentuk protes atas diterimanya Malaysia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan.
C. Membentuk Poros Jakarta-Phnom Penh-Hanoi-Peking-Pyongyang yang secara de facto menempatkan Indonesia dalam orbit blok sosialis.
D. Menyelenggarakan Conference of the New Emerging Forces (CONEFO) sebagai tandingan terhadap dominasi negara-negara Barat di PBB.
E. Mengirimkan Kontingen Garuda untuk misi perdamaian dunia guna meredakan konflik internasional di Timur Tengah

28. Soal PG KOMPLEKS
Menjelang kemerdekaan Indonesia pada Agustus 1945, terjadi perdebatan sengit antara golongan tua dan golongan muda terkait lembaga PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Golongan muda bersikeras agar proklamasi dilakukan tanpa melibatkan PPKI, bahkan sampai melakukan aksi "penculikan" ke Rengasdengklok.

Manakah alasan-alasan rasional di bawah ini yang melandasi sikap keras golongan muda tersebut? (Pilihlah dua jawaban yang paling tepat)
A. PPKI dianggap sebagai badan bentukan Jepang sehingga kemerdekaan akan dicap sebagai "hadiah" dari penjajah.
B. Golongan muda tidak dilibatkan secara merata di dalam struktur keanggotaan PPKI.
C. Adanya kekhawatiran bahwa Sekutu akan menyerang Indonesia jika proklamasi dipimpin oleh PPKI.
D. Para pemuda ingin memanfaatkan momentum kekosongan kekuasaan (vacuum of power) secara cepat sebelum Sekutu datang.
E. Golongan muda menganggap Sukarno dan Hatta terlalu lamban karena tidak berani mengambil keputusan tanpa restu Marsekal Terauchi

29. Soal PILIHAN GANDA
Pada masa Agresi Militer Belanda II, ibu kota Republik Indonesia di Yogyakarta berhasil diduduki oleh Belanda dan para pemimpin nasional seperti Soekarno dan Mohammad Hatta ditangkap. Dalam situasi tersebut, dibentuklah Pemerintahan Darurat Republik Indonesia di Bukittinggi.

Pembentukan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi menunjukkan bahwa bangsa Indonesia pada saat itu...

A. Mengakui kekalahan terhadap Belanda dan menyerahkan kekuasaan sepenuhnya
B. Mengalihkan pusat pemerintahan untuk kepentingan ekonomi rakyat
C. Berupaya mempertahankan eksistensi negara dan kelangsungan pemerintahan Republik Indonesia
D. Menghindari konflik dengan Belanda melalui jalur diplomasi sepenuhnya
E. Menyerahkan kepemimpinan kepada pihak internasional untuk penyelesaian konflik

30. Soal PILIHAN GANDA
Pada tahun 1966, situasi politik Indonesia tidak stabil pasca terjadinya Gerakan 30 September. Kondisi ekonomi yang memburuk dan ketidakpuasan masyarakat mendorong mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia untuk menyuarakan tuntutan kepada pemerintah.

Tuntutan tersebut dikenal dengan nama Tritura, yang berisi tiga poin utama untuk memperbaiki keadaan negara. Berdasarkan bacaan di atas, pernyataan yang paling tepat menjelaskan isi dari Tritura adalah …

A. Pembubaran partai politik, penurunan harga barang, dan pemilu ulang
B. Pembubaran PKI, perombakan kabinet, dan penurunan harga/perbaikan ekonomi
C. Penggantian presiden, pembentukan kabinet baru, dan kenaikan gaji pegawai
D. Penetapan darurat militer, pembubaran DPR, dan stabilisasi keamanan
E. Nasionalisasi perusahaan asing, penurunan pajak, dan pembentukan lembaga baru

31. Soal PILIHAN GANDA
Pada masa pemerintahan Soeharto dalam era Orde Baru, pemerintah berfokus pada pembangunan nasional untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Salah satu konsep utama yang digunakan adalah Trilogi Pembangunan.

Konsep ini menjadi landasan dalam berbagai kebijakan pemerintah guna menciptakan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Pernyataan berikut yang paling tepat menunjukkan kebijakan dalam Trilogi Pembangunan adalah …

A. Pemerataan pembangunan, stabilitas nasional, dan pertumbuhan ekonomi tinggi
B. Demokratisasi politik, kebebasan pers, dan otonomi daerah
C. Industrialisasi berat, ekspansi militer, dan penguatan ideologi negara
D. Nasionalisasi aset asing, pembubaran partai politik, dan reformasi birokrasi
E. Peningkatan ekspor, penghapusan subsidi, dan liberalisasi pasar bebas

32. Soal PILIHAN GANDA
Pada Mei 1998, situasi politik dan ekonomi Indonesia mengalami krisis yang serius. Gelombang demonstrasi mahasiswa terjadi di berbagai daerah menuntut reformasi. Salah satu peristiwa penting terjadi di Universitas Trisakti, ketika aksi damai mahasiswa berujung pada penembakan yang menewaskan beberapa mahasiswa.

Peristiwa yang dikenal sebagai Tragedi Trisakti ini memicu kemarahan masyarakat luas dan mempercepat runtuhnya pemerintahan Soeharto.

Berdasarkan bacaan di atas, simpulan yang paling tepat mengenai peristiwa Tragedi Trisakti adalah...
A. Peristiwa tersebut menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan demonstrasi mahasiswa
B. Demonstrasi mahasiswa berhasil dihentikan tanpa dampak besar terhadap kondisi nasional
C. Tragedi tersebut menjadi pemicu meningkatnya tekanan masyarakat yang mempercepat perubahan politik di Indonesia
D. Peristiwa tersebut tidak memiliki kaitan dengan perubahan pemerintahan pada tahun 1998
E. Tragedi tersebut hanya berdampak pada lingkungan kampus tanpa memengaruhi masyarakat luas

33. Soal PILIHAN GANDA
Menjelang tahun 1998, Indonesia mengalami krisis ekonomi yang berat sebagai dampak dari Krisis Moneter Asia. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mengalami penurunan drastis, harga kebutuhan pokok melonjak, dan banyak perusahaan mengalami kebangkrutan. Akibatnya, angka pengangguran dan kemiskinan meningkat tajam.

Kondisi ini menimbulkan ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah pada masa Orde Baru dan mendorong munculnya berbagai aksi protes yang kemudian berkembang menjadi gerakan reformasi.

Berdasarkan bacaan di atas, manakah yang paling tepat menjelaskan latar belakang ekonomi munculnya reformasi?
A. Stabilitas ekonomi yang tinggi membuat masyarakat menuntut perubahan politik
B. Krisis ekonomi menyebabkan menurunnya kesejahteraan masyarakat sehingga memicu ketidakpuasan
C. Peningkatan nilai tukar rupiah mendorong masyarakat melakukan demonstrasi
D. Keberhasilan pembangunan ekonomi mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah
E. Meningkatnya investasi asing menyebabkan tuntutan reformasi semakin kuat

34. Soal PILIHAN GANDA
Pada akhir masa Orde Baru, Indonesia menghadapi berbagai krisis yang kompleks. Dampak dari Krisis Moneter Asia menyebabkan nilai rupiah anjlok, harga kebutuhan pokok meningkat, serta banyak perusahaan mengalami kebangkrutan. Kondisi ini diperparah oleh praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang meluas.

Ketidakpuasan masyarakat semakin meningkat dan memicu berbagai aksi demonstrasi mahasiswa di berbagai kota. Aksi tersebut menuntut perubahan sistem pemerintahan dan berujung pada lengsernya Soeharto pada Mei 1998.

Berdasarkan bacaan tersebut, manakah pasangan yang paling tepat antara faktor pendorong reformasi dan perwujudannya?
A. Stabilitas politik → meningkatnya dukungan terhadap pemerintah
B. Krisis ekonomi → aksi demonstrasi mahasiswa menuntut reformasi
C. Pertumbuhan ekonomi tinggi → terbentuknya pemerintahan baru
D. Kesejahteraan masyarakat meningkat → tuntutan perubahan sistem politik
E. Dukungan internasional → penguatan kekuasaan pemerintah

35. Soal PG KOMPLEKS
Pada masa pemerintahan B. J. Habibie, Indonesia menghadapi tekanan domestik dan internasional pasca runtuhnya Orde Baru. Salah satu isu penting adalah status wilayah Timor Timur yang terus dipersoalkan di dunia internasional.

Sebagai upaya penyelesaian konflik, pemerintah Indonesia memberikan kesempatan kepada rakyat Timor Timur untuk menentukan nasibnya sendiri melalui referendum pada tahun 1999, yang diawasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Berdasarkan bacaan tersebut, pilihlah pernyataan yang tepat terkait kebijakan referendum Timor Timur!
(Tentukan tiga jawaban yang paling tepat)

A. Kebijakan referendum menunjukkan upaya Indonesia menyelesaikan konflik secara damai dan demokratis
B. Referendum dilakukan untuk memperkuat integrasi Timor Timur secara paksa ke dalam Indonesia
C. Tekanan internasional menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kebijakan tersebut
D. Referendum mencerminkan pengabaian pemerintah terhadap prinsip kedaulatan rakyat
E. Kebijakan tersebut berdampak pada lepasnya Timor Timur dari Indonesia

36. Soal BENAR-SALAH
Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki peran penting dalam Organisasi Kerja Sama Islam. Indonesia aktif mendorong kerja sama antarnegara anggota, terutama dalam bidang perdamaian, kemanusiaan, dan pendidikan.

Selain itu, Indonesia juga berperan dalam menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina serta menjadi mediator dalam berbagai konflik di dunia Islam. Peran ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya berfokus pada kepentingan nasional, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga stabilitas global.

Indonesia berperan pasif dalam OKI karena lebih fokus pada kepentingan dalam negeri dan peran Indonesia di OKI hanya terbatas pada bidang ekonomi

Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S)!
A. Benar
B. Salah

37. Soal BEANR-SALAH
Indonesia merupakan salah satu pendiri Association of Southeast Asian Nations sejak tahun 1967. Dalam perkembangannya, Indonesia memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara, termasuk menjadi mediator konflik dan mendorong kerja sama regional di berbagai bidang.

Indonesia juga berkontribusi dalam pembentukan berbagai kesepakatan penting ASEAN, seperti kerja sama ekonomi, keamanan, dan sosial-budaya. Peran aktif ini menunjukkan posisi strategis Indonesia dalam organisasi regional tersebut.

Indonesia berperan sebagai salah satu pendiri ASEAN dan memiliki pengaruh dalam arah kebijakan organisasi. Di samping itu Indonesia juga turut berperan dalam menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara

Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S)!
A. Benar
B. Salah

38. Soal BENAR-SALAH
Gerakan Non-Blok dibentuk pada masa Perang Dingin, ketika dunia terpolarisasi antara Blok Barat yang dipimpin Amerika Serikat dan Blok Timur yang dipimpin Uni Soviet. Negara-negara yang tergabung dalam GNB berusaha mengambil sikap independen dengan tidak memihak pada kedua blok tersebut.

Selain itu, GNB juga bertujuan memperjuangkan perdamaian dunia, mendukung kemerdekaan negara-negara yang masih dijajah, serta meningkatkan kerja sama internasional di antara negara berkembang.

Pernyataan:
GNB dibentuk untuk memperkuat salah satu blok dalam Perang Dingin dan Keikutsertaan dalam GNB mengharuskan negara anggotanya berpihak pada Blok Barat

Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S)!
A. Benar
B. Salah

39. Soal BENAR-SALAH
Kemajuan dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia, seperti kemudahan komunikasi dan akses informasi. Namun, di sisi lain, perkembangan ini juga dapat menimbulkan berbagai dampak negatif jika tidak digunakan dengan bijak.

Pernyataan: Kemajuan IPTEK dapat menyebabkan penyebaran informasi hoaks dengan cepat

Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S)!
A. Benar
B. Salah

40. Soal PILIHAN GANDA
Perkembangan dalam bidang Ilmu Pengetahuan telah mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam Teknologi. Misalnya, kemajuan dalam fisika dan matematika memungkinkan terciptanya komputer modern, sementara penelitian di bidang biologi melahirkan teknologi di bidang kesehatan.

Hubungan antara ilmu pengetahuan dan teknologi bersifat saling memengaruhi, di mana penemuan ilmiah menjadi dasar pengembangan teknologi, dan teknologi baru juga membantu mempercepat penelitian ilmiah.

Pernyataan berikut yang paling tepat menunjukkan keterkaitan antara perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah …

A. Teknologi berkembang tanpa memerlukan dasar ilmu pengetahuan
B. Ilmu pengetahuan hanya berkembang setelah adanya teknologi modern
C. Penemuan dalam ilmu pengetahuan mendorong inovasi teknologi, dan teknologi mempercepat penelitian ilmiah
D. Perkembangan teknologi menghambat kemajuan ilmu pengetahuan karena ketergantungan alat
E. Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang secara terpisah tanpa saling memengaruhi

------------------------------
Kunci Jawaban:
1. C
2. B
3. Benar
4. Salah
5. Salah
6. B
7. A, B, D
8. A, B, C
9. B
10. B
11. E
12. A
13. C
14. B, C
15. A, C
16. C
17. B
18. A
19. A
20. A
21. C
22. A
23. B
24. C
25. B
26. E
27. C
28. A, D
29. C
30. B
31. A
32. C
33. B
34. B
35. A, C, E
36. B
37. A
38. B
39. A
40. C



Post a Comment for "Kisi-kisi Soal Asesmen Sumatif Akhir Jenjang SMA K.13 Mata Pelajaran Sejarah Indonesia dan Contoh Soalnya"